EFEKTIVITAS MINI RESEARCH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA EDU GLOBAL - SMA Edu Global Bandung - Sekolah Unggulan Terintegrasi Cambridge Internasional

EFEKTIVITAS MINI RESEARCH DALAM MENINGKATKAN KEMAMPUAN MENULIS DAN BERPIKIR KRITIS SISWA KELAS XI SMA EDU GLOBAL

 




Bandung, 26 Mei 2026 – Dalam rangka meningkatkan kemampuan literasi ilmiah siswa serta mempersiapkan mereka menghadapi tantangan akademik, SMA Edu Global Bandung menyelenggarakan kegiatan Mini Research. Kegiatan ini bertujuan memberikan pemahaman dasar mengenai langkah-langkah penelitian sederhana, membekali siswa dengan keterampilan dasar menulis karya ilmiah berupa laporan penelitian, dan mendorong siswa untuk aktif kegiatan penelitian sederhana di lingkungan sekolah. Disamping itu, kegiatan Mini Research ditujukan untuk memenuhi penilaian akhir matapelajaran bahasa Indonesia pada bab Karya Tulis Ilmiah (KTI). Dengan demikian, siswa dapat memperoleh nilai praktik materi KTI dengan membuat sebuah penelitian.

Program Mini Research ini disesuaikan dengan penelitian tingkat strata-1 (S1), mulai dari siswa mengajukan proposal penelitian yang terdiri dari subbab 1 yang berisi latar belakang penelitian, rumusan masalah, tujuan, dan manfaat penelitian. Kemudian, subbab 2 berisi landasan teori dan penelitian terdahulu dan subbab 3 berisi metode penelitian. Setelah karya tulis selesai dibuat, siswa akan mengikuti sidang proposal mini riset dengan cara mempresentasikan penelitian yang akan dilakukan kepada dua orang penguji dan dilanjutkan tanya jawab. Hasil dari sidang proposal mini riset yang berupa saran dan komentar dari para penguji akan dijadikan bahan revisi sebelum melanjutkan ke proses pengambilan data dan penulisan Bab 4 yaitu hasil penelitian, hingga Bab 5 yaitu kesimpulan dan penutup. Kegiatan ini juga melibatkan para guru SMA Edu Global yang menjadi pembimbing siswa dalam proses mengerjakan proposal sampai sidang akhir. Dengan adanya kolaborasi antara guru dan siswa dapat meningkatkan minat dan dukungan kepada siswa untuk mengeksplor secara terstruktur dalam subjek penelitian yang diambilnya. 




PROSES MINI RISET
Sebagai pembuka acara, sebanyak 84 siswa kelas XI sudah dipetakan ke dalam 42 kelompok yang disesuaikan dengan bidang dan cabang penelitian di antaranya: bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), bidang Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS), dan bidang Ilmu Pengetahuan Terapan (IPT). Tahap pertama dimulai tanggal 06 Oktober 2025 dengan acara Workshop Mini Riset bersama bapak Fajar Nugraha Asyahidda, M.Pd. sebagai pembicara 1 mengenai langkah-langkah dan metode penelitian Mini Riset dan bapak Iqbal Nurulloh M.Pd. sebagai pembicara 2 mengenai teknik penulisan laporan Mini Riset. Setelah para siswa mendapat bekal ilmu mengenai kepenulisan laporan mini riset, siswa dapat mulai mengerjakan proposal dan melakukan proses bimbingan dengan guru pembimbing dari Oktober 2025 hingga 25 Mei 2026. Dengan dilaksanakannya proses bimbingan selama 8 bulan, siswa-siswi kelas XI dapat mempersiapkan penelitian secara lebih matang.

Kegiatan ini pun dihadiri oleh para orang tua siswa dan dosen serta professor yang menjadi penguji dalam sidang akhir Mini Research. Para penguji sudah datang pukul 08.00 WIB yang dihadiri oleh ibu Pipit Fitriani, S.Si., Ph.D. (Dosen penguji dari ITB), ibu Dr. Asti Sawitri, S.Si., M.Si. (Dosen penguji dari UIN Sunan Gunung Djati), bapak Tarekh Febriana Putra, M.Pd. (Dosen penguji dari Politeknik Negeri Bandung), bapak Muhamad Iqbal Nurulloh, M.Pd. (Guru SMPN 10 Cimahi), bapak Abdul Latip, M.Pd. (Dosen penguji dari Universitas Garut), bapak Prof. Dr. H. Mamat Ruhimat, M.Pd. (Dosen penguji dari Universitas Pendidikan Indonesia).

Pembimbing mini riset, Rina Agustina, S.Pd., Gr., mengatakan bahwa kegiatan tersebut memberikan dinamika yang kompleks antara pembimbing dan siswa. Meskipun begitu, itu tidak menjadi halangan baginya dan siswa bimbingannya untuk menyelesaikan proyek semiambisius.
“Hal yang paling sulit ada dibagian pengaturan waktu, anak-anaknya aktivis jadi agak sulit menjadwalkan bimbingannya. Sempat ada kendala komunikasi juga, karena satu sama lain merasa sulit untuk menghubungi dan sulit untuk maju risetnya, tapi bisa diselesaikan dan makin akhir makin kompak,” ujarnya.

Sementara itu, lorong kelas pada pukul 07.00 WIB tak seperti pagi biasanya: ketegangan dan kepanikan menyelimuti parasiswa yang tengah menunggu giliran guna memasuki ruang uji. 
Itulah yang dirasakan oleh peserta sidang mini research, Ayyub. Ia dan rekannya merasakan adrenalin praujian. Untuk mengentaskannya, mereka saling menguatkan satu sama lain.
"Sebelum memasuki ruang sidang, kami merasa sangat gugup dan gemetar luar biasa. Namun, kami berusaha menenangkan diri dengan berdoa dan meyakinkan satu sama lain kalau sidang kali ini akan berjalan lancar dan berkesan," ujar Ayyub.

Setelah itu, ketegangan mulai mereda. Sebaliknya, saat tampil, Ayyub dan rekan kelompoknya menjalankan sidang dengan rasa panik dan gugup yang sirna.
"Tidak ada, ketika sidang kami tidak merasa panik atau gugup. Sehubungan dengan para penguji yang begitu baik hati dan memberi kami begitu banyaknya pujian serta saran membuat kami menjadi tersanjung dan rileks selama presentasi. Pembawaan para penguji tidak terlalu kaku bahkan cenderung santai namun tetap profesional. Membuat kami nyaman dalam mempresentasikan hasil riset kami." lanjutnya.

Matahari yang mulai naik ke tengah langit telah menandakan kegiatan Mini Research telah berakhir. Guru, penguji, orang tua, hingga siswa mulai melepas ketegangan yang sedari pagi menyelimuti diri. Di balik itu semua, penguji dari kampus ITB, Prof. Pipit Fitriani, S.si., Ph.D., mengapresiasi Mini Research dari parasiswa. Bahkan, ia sangat tertarik pada beberapa kelompok yang menyajikan pemanfaatan limbah kulit singkong hingga pembuatan prototipe pizo elektrik. 
“Walaupun masih dibangku SMA, tapi kemampuan dalam menganalisis konsep atau tema penelitian yang sangat relevan dan memiliki kebaruan yang sangat tinggi dan patut diacungi jempol,” ujar pujian sang professor.

HASIL SIDANG MINIRISET
Pada akhirnya, setelah melakukan research dengan proses yang tidak mudah. Pengumuman juara Mini Research dapat diumumkan pada hari Rabu, 03 Juni 2026 di Masjid Darul Ilmi (Lantai 4 SMA Edu Global) dapat disampaikan secara langsung dan meriah karena proses kegiatan yang telah dilakukan saat presentasi dihadapan penguji serta dihadiri oleh orang tua siswa. 

Sehingga, juara I diraih oleh kelompok Mohammad Ayyub Mubarok dan Bestarigita Salsabila dengan judul penelitian “Kemampuan Penggunaan Ulang Arang Kulit Singkong dalam Menghilangkan Logam Berat pada Limbah Cair Industri Tekstil”, Juara II oleh kelompok Khalil Arkhan dan Rizky Hafi Mifzal Setiawan dengan judul penelitian “Pembuatan Material Komposit dari Limbah Serat Pinang”, dan Juara III oleh kelompok Farras Rizky Hidayat dan Barrghany Zulfikar Indrarta dengan judul penelitian “Peran Program Digital Detox dalam Memoderasi Pengaruh Screen Time terhadap Tingkat Konsentrasi Siswa SMA Edu Global”. 

Selain itu, untuk juara Best Writing diraih oleh Sadina Tamiima Azalillah dan Syafaraz Aufa Zahira dengan judul penelitian “Dynamics of Sexual Identity and the Process of Self-Reconstruction: A Case Study of a Former Feminine-Presenting Male” dan Best Presentation diraih oleh Asyafa Nadya Az-Zahra dan Aisyah Nafisa Azmi. 


Disamping itu, Miss Rina Agustina, S.Pd., Gr. (Guru Kimia) mendapat peraihan sebagai Best Mentor Mini Research tahun 2026 dengan kelompok yang dibimbingnya yaitu, Mohammad Ayyub Mubarok dan Bestarigita sebagai Juara I. “Selaku guru pembimbing dari kelompok tersebut, Ayyub dan Besta sangat aktif dan reaktif selama proses bimbingan. Termasuk kelompok yang mudah diarahkan dan tidak sulit untuk dibimbingnya. Ketika datang untuk bimbingan mereka sudah punya ide atau hasil, lalu saya beri tanggapan. biasanya direvisi saat itu juga, kalau tidak selesai ditugaskan. yang bagusnya anak-anak ini kalau saya beri tugas, pertemuan berikutnya pasti sudah dikerjakan dan terlihat ada progressnya,” ucapnya.

Dengan begitu, kegiatan Mini Research ini bukan hanya sekadar penuntasan tugas kolaborasi mata pelajaran, melainkan juga sebagai ajang pengembangan diri untuk menghadapi tantangan global di masa depan. 
Penulis         : Arnisa Sepdilya Maharani, S.Pd., Gr.
Kontributor dokumentasi : Humas SMA Edu Global Bandung


Please write your comments

Our Activities

A representative building

Parents and Students - Stories

Discover Their Meaningful Experiences at Edu Global School

Annisa & Rumaisha
IUP Unpad Akuntansi & Bisnis Digital
Ati Fahriyati
Orang Tua dari Tian, Naura, dan Nauri
Naura & Nauri
ITB Fisika & Perencanaan Wilayah dan Kota
Rojab Siti Rodliyah
Orang Tua Hanum Nayla Syauqina
Hanum Nayla Syauqina
Universitas Padjadjaran Jurusan Jurnalistik
Yasmin (Siswi Beasiswa EGS) dan Nadira
Universitas Padjadjaran Jurusan Kimia & Agroteknologi
Where EGS Students Go

What Are They Saying About Edu Global School

PARENT

Iin Indriyani

"Bismillahirrahmanirrahim. Alhamdulillah, saya bersyukur putri saya bisa bersekolah di sini. Fasilitasnya lengkap dan guru-gurunya juga suportif.

Di sini anak-anak tidak hanya belajar akademik, tapi juga dibentuk karakternya. Ada program native class untuk melatih kemampuan bahasa Inggris, pusdik yang fokus pada kepemimpinan dan kedisiplinan, serta program overseas yang memberi pengalaman belajar di luar negeri.

Saya melihat perkembangan yang cukup jelas, baik dari cara berpikir, kemandirian, maupun kepercayaan diri anak dalam kesehariannya."

PARENT

Zulkifli Sumantri

"It feels like just yesterday, yet three years have passed so quickly. I still remember how we searched for a high school that could nurture not only academic excellence, but also consistency in Qur’an memorization, prosocial character, and our daughter’s artistic interests—while ensuring a supportive social environment and offering international exposure.

Today, we are convinced that we made the right choice. Although relatively new, SMA Edu Global Bandung has truly met our expectations. It is a highly human-centered and creative institution, guided by a strong achievement-oriented vision. Every program is thoughtfully designed, measurable, and reflective.

May SMA Edu Global continue to shine through the accomplishments of its students, while preserving the warmth of relationships among teachers, students, and parents.

Thank you, SMA Edu Global Bandung.

— Zulkifli, father of Sapphire Shaquilla —"

PARENT

Lia Muliati

"Perkenalkan saya ibu dari 2 anak yang bersekolah di SMA EGS Bandung. Alasan kami memilih EGS untuk putri pertama kami krn pihak sekolah dapat memahami karakter anak kami yg pada saat itu mempunyai banyak kegiatan di luar akademik, dan dgn kemampuannya itu EGS malah banyak melibatkan Aurel dalam lomba lomba di luar sekolah, sehingga beberapa diantaranya memdapatkan prestasi. Suasana belajar yg tidak menegangkan dan jumlah anak di kelas yang hanya 20 orang sangat cocok untuk Aurel shingga menghantarkan Aurel mendptkan kuota jalur rapot.Mengikuti arahan dan bimbingan para guru Aurel berhasil masuk Fikom UNPAD jalur rapot dan alhamdulillah menyelesaikan kuliahnya dlm waktu 3.5 tahun Cum Laude.

Dengan alasan yg sama kami kembali menyekolahkan anak kedua kami di EGS dan Alhamdulillah juga bisa mdptkan kuota jalur rapot.

Kedua anak kami menguasai keterampilam berbahas inggris yg bagus tanpa mengikuti les d luar sekolah, Rayhan memiliki score ielts 7.5 sehingga bisa mendaftar dan diterima di beberapa Universitas luar negeri , Aurel pun berhasil magang menjadi guru bahasa inggris di Turki selama 4 bulan.

Sekolah bukan hanya tempat untuk belajar akademik tp juga tempat untuk mengasah berbagai potensi diri dan melatih percaya diri..dan di EGS anak anak kami Alhamdulillah bertumbuh dan terarah.

Sukses ya EGS , Biidznillah bisa mencetak generasi unggul yg berprestasi dgn bekal Iman dan Taqwa. Aamiin Ya Robbal'allamin"

PARENT

Pratiwi Darmawil Putri

"Assalamualaikum,

Hello… I am Pratiwi, Dathia’s mother. I’m very proud and happy that my child is one of the students graduating from Edu Global High School, Bandung.

Her good morals, discipline, independence and responsibility, achievements, and self-confidence are all the result of the character education and academic education taught and instilled at Edu Global School.

The patient and cheerful teachers make it easier for the students to understand the material presented. The positive and pleasant school environment makes every moment rich with stories. I would like to express my deepest gratitude to the principal, the guidance teachers, and the entire staff at Edu Global High School, Bandung.

I hope that each year, Edu Global School, Bandung, will graduate more and more outstanding students who will be succesful and lead the nation's future.

Edu Global School Bandung: Smart, Righteous, and Talented.

Wassalam "

PARENT

Weni Lemani, S.E.

"I can’t express how grateful I am for choosing Edu Global School. From the very beginning, I felt the warmth of a truly supportive environment — one where my child was not just taught, but truly cared for. The dedicated teachers nurtured not only academic growth, but also character — shaping my child into an independent, responsible, and globally-minded individual.
It’s because of this strong foundation that my child is now pursuing higher education at one of the best universities in Malaysia. Thank you, EGS! "

PARENT

Ati Fahriyati

"Alhamdulillah, all four of my children enjoyed their times at SMA Edu Global Bandung. They were happy studying here. The small-class school system made it easier to monitor their progress, and the teachers were very supportive, even giving extra lessons when needed. The character-building programme, like Pusdik and Mabit, had a significant impact on their growth. I believe in the approaches set by the school and could be seen on all my children's achievement."

STUDENT

Safa Nurul Hafizha

UNPAD (Pharmacy)

"EGS has a unique system that helped me adapt well to college life. These experiences gave me a solid foundation, so I wasn’t as overwhelmed as some of my peers when faced with similar assignments in college. I also didn’t need extra tutoring outside for UTBK preparation because EGS already provided a comprehensive Programme for all students. Despite its strong focus on academics, EGS also pays attention to non-academic areas."

PARENT

Danuri

"The school is strategically located in the center of Bandung. The character building in this school is very good so that it has a strong impact on students' discipline, the teaching staff is very competent and friendly. EGS has many clubs, so students can channel their interests and talents more optimally. The school provides a lot of assistance in choosing majors for foreign universities/ state universities/ private universities that adjusted to the potential of students. Even though it is a public school, religious activities are considered. May Edu Global School always be successful!"

PARENT

Sri Hartati

"Alhamdulillah, my daughter attended Edu Global School starting from junior high school level and continuing to high school level. The school is good, comfortable and the teachers are very attentive to all students. Many EGS programs showcase the work of students, ranging from core lessons, Tahsin Tahfiz, TOEFL/IELTS, clubs, overseas study to student performance (NgeGigs). The most special program from EGS is the guidance to students and parents of grade 12 who are going to college, until finally, Alhamdulillah, my daughter was admitted to a state university she had wished for because of the guidance of the teachers. EGS students are kind, friendly, and polite. May success will always follow our beloved Edu Global School."

STUDENT

Fadlan Nuha Mazaya

ITB (Faculty of Mechanical and Aerospace Engineering)

"I feel very comfortable studying here. For me, this school is like my second home because the environment is good for studying, the teachers are pleasant and close to the students, my friends are like my own siblings because they are so close, and the staff are friendly. Three years have passed... I will miss this school."

Educational Partnership

Join our Community now!