Sebagai bagian dari pembelajaran berbasis pengalaman dan penguatan karakter, siswa kelas 10 SMA Edu Global mengikuti Volunteer Program yang dilaksanakan pada 26–30 Januari 2026 di berbagai lembaga pendidikan anak usia dini, sekolah dasar, lembaga sosial, hingga panti asuhan. Kegiatan ini menjadi ruang nyata bagi siswa untuk belajar tentang empati, kepemimpinan, komunikasi, dan kepedulian sosial melalui interaksi langsung dengan masyarakat.
Program volunteer tahun ini tersebar di berbagai lokasi, yaitu PAUD Citra 13, TK An-Nahl, PAUD Kujang 1, TK Aisyiyah, PAUD Plus Al-Rasyiyada, SD Gumuruh 2, Kober Anugerah, Panti Asuhan Al-Amin, Panti Asuhan Baitul Arief, TK Al Mughni, Peace Generation Indonesia, Rumah Amal Salman (Department Program), TK Al-Musdariyah, TK Persis 66, dan SD Embong. Di setiap lokasi, enam siswa SMA Edu Global ditempatkan untuk mendampingi anak-anak sebagai kakak asuh, sementara peserta didik di lembaga tujuan berperan sebagai adik asuh.
Hari pertama diawali dengan suasana hangat melalui tema perkenalan. Siswa membangun kedekatan dengan adik asuh lewat permainan, ice breaking, serta aktivitas sederhana yang membuat anak-anak merasa nyaman. Kedekatan emosional yang terjalin sejak awal menjadi kunci keberhasilan program selama lima hari. Pada hari kedua, siswa mengangkat tema kesehatan dengan memberikan edukasi mengenai kebiasaan hidup bersih dan sehat. Anak-anak diajak belajar cara mencuci tangan yang benar, menjaga kebersihan diri, serta memahami pentingnya makanan sehat melalui metode yang menyenangkan dan mudah dipahami.
Kegiatan berlanjut pada hari ketiga dengan tema edukasi. Dalam sesi ini, siswa menghadirkan berbagai aktivitas belajar yang menarik, mulai dari membaca cerita, mengenal huruf dan angka, hingga permainan yang melatih logika dan motorik. Momen ini menunjukkan bagaimana siswa mampu menjadi fasilitator belajar yang kreatif sekaligus inspiratif. Hari keempat menjadi puncak ekspresi melalui tema kreativitas. Adik asuh diajak menggambar, mewarnai, dan membuat kerajinan sederhana bersama kakak asuh. Aktivitas ini tidak hanya mengembangkan imajinasi anak, tetapi juga mempererat hubungan antara siswa dengan adik asuh melalui karya yang dibuat bersama.
Sebagai penutup, hari kelima diisi dengan cooking class yang berlangsung meriah dan penuh antusiasme. Siswa bersama adik asuh membuat makanan sederhana sambil belajar bekerja sama, berbagi tugas, dan menikmati hasil karya bersama. Suasana kebersamaan ini menjadi penutup yang manis dari rangkaian kegiatan volunteer.
Pada pekan kedua, seluruh siswa kelas 10 melanjutkan pengalaman tersebut melalui presentasi ujian volunteer program. Dalam sesi ini, siswa mempresentasikan pengalaman mereka selama menjadi kakak asuh, termasuk tantangan di lapangan, strategi pendampingan, hingga nilai-nilai karakter yang mereka peroleh dari kegiatan tersebut.
Melalui Volunteer Program ini, SMA Edu Global terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan pembelajaran yang tidak hanya berpusat pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter dan kepedulian sosial. Pengalaman menjadi kakak asuh diharapkan mampu membentuk siswa menjadi pribadi yang lebih empatik, bertanggung jawab, dan siap berkontribusi positif bagi lingkungan sekitar.
Please write your comments